Dalam simulasi pertahanan siber tersebut, TNI Red Team menjalankan skenario pengujian keamanan jaringan, mulai dari identifikasi kerentanan hingga simulasi peningkatan hak akses dan upaya penguasaan sistem direktori jaringan.

Menghadapi skenario itu, ADF Blue Team menerapkan prosedur Digital Forensics and Incident Response (DFIR) melalui analisis log keamanan, identifikasi indikator kompromi, serta pelacakan aktivitas mencurigakan di dalam jaringan.

Latihan itu juga menguji kemampuan isolasi jaringan dan penghentian sistem secara terkendali untuk membatasi dampak insiden serta mencegah meluasnya gangguan.