NADIKABAR.COM — Kodam XV/Pattimura memastikan aspek pencegahan banjir menjadi salah satu pertimbangan dalam pembangunan Jembatan Sungai Wai Tomu di kawasan Mardika, Ambon, melalui desain konstruksi yang mempertahankan lebar sungai dan menyediakan ruang aliran air di bawah jembatan.

Kapoksahli Pangdam XV/Pattimura Brigjen TNI Julius Jolly Suawa di Ambon, Jumat mengatakan, pembangunan jembatan di atas sungai tersebut dirancang tanpa pilar penyangga di tengah sungai untuk menjaga kelancaran aliran air, terutama ketika debit meningkat saat hujan.

"Gelagar beton direncanakan berada sekitar 1,55 meter di atas bibir sungai. Desain ini dimaksudkan untuk menyediakan ruang bagi aliran air di bawah jembatan, termasuk ketika terjadi peningkatan debit atau luapan sungai," katanya.

Ia menjelaskan, jembatan tersebut memiliki bentangan sepanjang 120 meter dengan lebar konstruksi yang melintasi sungai mencapai 20 meter, sedangkan lebar sungai sekitar 18 meter.

Menurut dia, perencanaan konstruksi tersebut dimaksudkan untuk mempertahankan lebar sungai seperti kondisi semula, sehingga pembangunan tidak diarahkan untuk mempersempit ruang aliran air.