Dalam sesi pemaparan solusi bertajuk "Building Resilient, Inclusive & Sustainable Smart Cities with AIoT," Max Huang, Director, Global Government Projects, Dahua Technology, menjelaskan, teknologi cerdas pada perangkat (edge intelligence) dan data terstruktur bermutu tinggi menjadi landasan penerapan model AI berskala besar dalam berbagai kebutuhan kota pintar di dunia nyata.
"Pada dasarnya, perangkat sensor IoT merupakan 'mata dan tangan' AI. Ke depan, AI tidak hanya mengolah informasi di dunia digital, tetapi juga akan semakin berperan di dunia fisik dan membantu kita mengelola kota agar lebih aman, efisien, dan nyaman untuk ditinggali," ujar Li.
Ke depan, Dahua akan terus bekerja sama dengan pelanggan dan mitra untuk mengembangkan solusi kota pintar serta mendukung transformasi digital di berbagai kota.