"Biasanya tengah malam, jam 12.00 WIB ke atas. Selain minum-minum juga ramai, suara cewek-cowok sampai mengganggu tetangga," ujarnya.
Warga sebelumnya telah memberikan teguran. Namun, aktivitas yang dikeluhkan kembali terjadi. Bahkan, Alfian menyebut pernah ada orang mabuk hingga berjalan dengan cara ngesot di depan toko.
"Terakhir hari Sabtu. Ada warga melihat entah karyawan, teman, atau pembeli dalam kondisi teler di depan toko, ngesot. Sampai setelah subuh masih seperti itu," ungkapnya.
Saat aksi dilakukan, toko tersebut masih buka. Warga kemudian berdialog dengan kepala toko. Pihak toko sempat meminta toleransi agar usaha tetap berjalan, namun warga menolak.