Kuliner khas Jepang tidak sekadar berbahan dasar ikan atau daging sapi, tetapi ada juga yang dari serangga. Salah satunya inago no tsukudani yang menggunakan belalang sawah sebagai bahan dasar.

Makanan yang berasal dari pegunugan Nagano dan Fukushima ini dibuat dari belalang dimasak bersama campuran kecap, mirin, dan gula atau dikenal sebagai metode memasak tsukudani.

Setelah dimasak, belalang ini akan terasa renyah dan rasanya digambarkan lembut dan sedikit nutty seperti kacang.

Hidangan ini biasanya dimakan sebagai camilan pendamping minum sake, bir, atau teh. Sering juga disajikan sebagai pendamping makanan utama.

Sayangnya tidak ada penilaian angka yang diberikan TasteAtlas terhadap hidangan ini.

Di Thailand ada mod daeng, terbuat dari semut merah atau semut rangrang yang biasanya ditemukan di timur laut Thailand. Semut-semut ini biasa dikumpulkan setahun sekali pada musim kemarau dari bulan Februari hingga Mei.

Telurnya atau disebut sebagai kai mod daeng adalah salah satu serangga paling berharga karena rasanya yang kaya dan enak, serta khasiatnya untuk obat. Telur-telurnya juga kaya akan gula, vitamin, dan protein. Di pasar, telur mod daeng biasa dijual mencapai harga tinggi.

Semut dan telurnya bisa digoreng atau dicampur menjadi hidangan omelet. Biasa juga direbus dalam santan untuk pembuatan makanan penutup yang disebut tom kati kai mot daeng.

TasteAtlas tidak memberi penilaian pasti terhadap hidangan ini.