Topan ini sempat mencapai status "super topan" saat melintasi samudra, namun menurut informasi terkini dari Joint Typhoon Warning Center, kini kekuatannya melemah dengan kecepatan angin maksimum mencapai 176 kilometer per jam.

Hujan lebat, angin kencang, dan gelombang raksasa di lautan diperkirakan akan melanda pada Jumat (23/10) dan Sabtu (24/10) waktu setempat. Ribuan personel militer Taiwan telah disiagakan untuk membantu upaya penyelamatan.

Lebih dari 1.200 orang telah dievakuasi dari tempat-tempat tinggal mereka menjelang kedatangan topan Champi.

"Saat mendekati ujung timur laut Taiwan... pergerakan topan mungkin melambat. Jika kecepatannya melambat, dampaknya akan berlangsung lebih lama," kata pejabat Otoritas Cuaca Pusat Taiwan, Lu Kuo-chen, dalam pernyataannya.