Topan Champi, menurut Otoritas Cuaca Pusat Taiwan, diperkirakan akan memicu curah hujan hingga 90 cm dari Kamis (22/10) hingga Sabtu (24/10) waktu setempat, dengan wilayah timur laut Taiwan menjadi yang paling terdampak.

"Orang-orang harus waspada karena angin kencang dan hujan yang sangat deras akan terus berlanjut hingga paruh pertama hari esok," sebut Lu dalam pernyataannya.

Aktivitas pekerjaan dan kegiatan belajar-mengajar diliburkan di hampir seluruh wilayah Taiwan, yang membuat ruas jalanan tampak sepi karena sebagian besar penduduk milih untuk tetap berada di dalam rumah demi menunggu badai berlalu.

Beberapa tempat usaha memasang kantong pasir atau penghalang logam di pintu masuk untuk mencegah banjir masuk ke bangunan mereka.