Bagi Toys"R"Us Asia, transaksi tersebut akan menjaga kelangsungan bisnis ritel Toys"R"Us di Jepang di bawah naungan pemilik baru. Pada saat yang sama, langkah ini memberikan ruang bagi perusahaan untuk lebih fokus mengembangkan peluang pertumbuhan jangka panjang di pasar Asia lainnya.

Aktivitas operasional Toys"R"Us Asia di luar Jepang tidak terdampak transaksi ini. Gerai, platform e-commerce, kegiatan rantai pasok, dan hubungan dengan vendor di pasar lainnya akan tetap berjalan seperti biasa. Toys"R"Us Asia juga tetap menjadi operator eksklusif merek ikonik Toys"R"Us di pasar-pasar lainnya di Asia.

Adam Au dan Johnny Mui, Acting Co-Chief Executive Officers, Toys"R"Us Asia, mengatakan, "Jepang telah menjadi bagian penting dari perjalanan Toys"R"Us di Asia selama bertahun-tahun. Kami berterima kasih kepada pelanggan, mitra bisnis, dan seluruh anggota tim atas dukungan yang terus diberikan selama perjalanan Toys"R"Us di Jepang. Transaksi tersebut membuka babak baru bagi bisnis Toys"R"Us di Jepang sekaligus memberi ruang bagi Toys"R"Us Asia untuk lebih fokus mengembangkan peluang di pasar Asia lainnya. Asia tetap menjadi pusat bisnis kami. Kami akan terus menghadirkan pengalaman bermain yang menyenangkan dan membawa keceriaan bagi anak-anak, keluarga, serta kidults di seluruh Asia."