NADIKABAR.COM — Tim Pembina Pos Pelayanan Terpadu Pusat dan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga mendorong penguatan pelayanan dasar melalui enam bidang Standar Pelayanan Minimal. Upaya tersebut menjadi salah satu fokus dalam kunjungan TP Posyandu dan TP PKK ke Posyandu Beawaek, Desa Compang Cibal, Kecamatan Cibal Barat, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur.

Mewakili Ketua Umum TP Posyandu dan TP PKK Tri Tito Karnavian, Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Umum TP Posyandu Pusat sekaligus Ketua Bidang Kesehatan Keluarga dan Lingkungan TP PKK Pusat Safriati Safrizal mengatakan Posyandu telah mengalami transformasi yang signifikan.

Transformasi tersebut terlihat dari perubahan peran Posyandu yang tidak lagi hanya berfokus pada pelayanan kesehatan, tetapi juga menjadi wadah partisipasi masyarakat dalam mendukung pemenuhan pelayanan dasar melalui enam bidang SPM.

Bidang tersebut meliputi pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman, ketertiban umum, dan perlindungan masyarakat (Trantibumlinmas), serta sosial. Di antara keenam bidang tersebut, Trantibumlinmas menjadi salah satu aspek penting dalam mendukung pelaksanaan fungsi Posyandu di tengah masyarakat.

"Salah satu bidang yang menjadi bagian penting dalam transformasi tersebut adalah bidang Trantibumlinmas. Sesuai dengan Permendagri Nomor 13 Tahun 2024 tentang Pos Pelayanan Terpadu," ucap Safriati dalam keterangan tertulis, Jumat (9/10/2026).

Ia menambahkan pelaksanaan bidang Trantibumlinmas mencakup penyuluhan dan rehabilitasi trauma pascabencana, komunikasi, informasi, dan edukasi mengenai kesiapsiagaan bencana, serta pencegahan gangguan ketenteraman dan ketertiban umum melalui deteksi dini dan cegah dini.

Berbagai kegiatan tersebut memperlihatkan bahwa peran Posyandu tidak terbatas pada pelayanan kesehatan. Posyandu juga dapat mendukung kesiapsiagaan dan ketahanan masyarakat dalam menghadapi berbagai kondisi yang berpotensi mengganggu ketenteraman dan ketertiban umum.

Peran Posyandu dalam mendukung masyarakat juga berkaitan dengan penanganan kondisi pascabencana. Safriati menegaskan bahwa penyaluran bantuan kepada masyarakat terdampak merupakan bagian dari kepedulian dan kehadiran pemerintah selama proses pemulihan.

"Oleh karena itu, melalui kegiatan penyaluran bantuan pemerintah melalui TP PKK dan TP Posyandu pada hari ini bukan sekadar bentuk pemberian bantuan, tetapi juga merupakan wujud kepedulian, kebersamaan, dan kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang sedang menghadapi masa pemulihan pascabencana," ujarnya.

"Dengan dukungan seluruh pihak dapat pulih lebih cepat dan bangkit lebih kuat," tuturnya.

Sejalan dengan upaya pemulihan tersebut, Safriati mengajak pengurus dan kader PKK serta Posyandu untuk terus melakukan pendampingan dan edukasi kesehatan. Ia juga menekankan pentingnya menjaga keberlangsungan pelayanan Posyandu, terutama bagi kelompok rentan yang membutuhkan perhatian selama masa pemulihan.

"Mari kita bangun kembali kehidupan masyarakat dengan semangat gotong royong, saling peduli, dan saling menguatkan, agar daerah terdampak dapat pulih dan bangkit dengan lebih baik," pungkasnya.

Selain mendorong pendampingan bagi masyarakat terdampak, TP Posyandu Pusat juga mendorong pelaksanaan registrasi Posyandu di NTT. Registrasi ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kelembagaan dan pendataan agar pelaksanaan peran serta fungsi Posyandu dapat berjalan lebih optimal.

Dukungan terhadap Posyandu Beawaek juga diwujudkan melalui penyerahan sejumlah bantuan untuk menunjang pelayanan di tingkat masyarakat.

Bantuan tersebut mencakup 1 antropometri kit yang terdiri atas timbangan bayi, stadiometer, length board, dan timbangan dengan pengukur tinggi badan. Selain itu, diserahkan 1 BMHT kit yang terdiri atas kasa steril, kasa perban, plester rol, pouch P3K, povidone iodine 10 persen, dan plester luka.

Perlengkapan lainnya meliputi 6 alat pengukur tekanan darah, 30 kursi pelayanan, 50 paket makanan ringan anak, 50 paket sembako, dan 5 dus air mineral. Turut diserahkan 1 dus Promina Snack Rice Strawberry, 5 dus susu Indomilk Cokelat, 8 dus susu Ultramilk Tango, dan 2 dus susu UHT Cokelat.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua TP Posyandu Provinsi NTT Mindriyati Astiningsih Laka Lena dan Ketua TP PKK Kabupaten Manggarai Meldyanti Hagur Marcelina.

Selain itu, hadir Kepala Desa Compang Cibal beserta jajaran, pengurus dan kader TP Posyandu serta TP PKK Provinsi NTT, Kabupaten Manggarai, dan Desa Compang Cibal, serta perwakilan dari tiga Posyandu di Kabupaten Manggarai.