"Selain itu juga keterbatasan alat berat untuk melakukan penanganan," ungkapnya.

Untuk mengatasi kondisi tersebut, DLHK saat ini telah menambahkan alat berat. Adapun alat terdiri dari satu unit buldoser dan empat unit ekskavator.

"Harapannya dengan penambahan alat berat ini dapat mendukung proses penanganan dan penataan area manuver di TPA Cipayung," tambahnya.