Upaya tersebut diwujudkan melalui Safety Drill Angin Kencang yang digelar di area Dermaga Internasional TPS dengan melibatkan operator alat, petugas layanan dermaga, tenaga kerja bongkar muat (TKBM), serta jajaran manajemen operasional dan Health, Safety, Security, and Environment (HSSE).
Dalam simulasi, TPS menguji sejumlah skenario kedaruratan, mulai dari penghentian kegiatan bongkar muat ketika kecepatan angin melampaui batas aman pengoperasian crane, petikemas yang bergoyang akibat hembusan angin, hingga pekerja yang terpapar angin kencang di area dermaga.
Latihan juga mencakup penanganan material atau peralatan yang terbawa angin, hujan lebat yang mengurangi jarak pandang, serta pengujian jalur komunikasi darurat apabila sarana komunikasi utama mengalami gangguan.
Didik menjelaskan latihan ini tidak hanya menguji kemampuan individu dalam menghadapi keadaan darurat, tetapi juga memastikan koordinasi dan komunikasi antarfungsi berjalan efektif ketika terjadi gangguan operasional.