Menurut dia, latihan secara berkala menjadi bagian dari pembentukan budaya keselamatan perusahaan agar setiap pekerja memahami tanggung jawab dan prosedur yang harus dijalankan untuk meminimalkan risiko kecelakaan kerja.

Kesiapsiagaan tersebut juga menjadi bagian penting dalam menjaga keandalan layanan kepelabuhanan, mengingat gangguan operasional akibat cuaca ekstrem dapat berdampak terhadap kelancaran kegiatan bongkar muat dan distribusi barang.

Melalui penguatan kompetensi dan kepatuhan terhadap prosedur keselamatan, kata dia, TPS berupaya memastikan aktivitas terminal tetap berlangsung secara aman dan berkelanjutan sekaligus menjaga kualitas pelayanan kepada pengguna jasa.

"Keselamatan tetap menjadi prioritas utama dalam setiap aktivitas operasional TPS," ujarnya.