Kelebihan sampah organik membuat para petugas harus berpacu dengan tenggat waktu yang ketat setiap hari. Salah satu cara untuk mempercepat pengolahan sampah adalah meningkatkan kesadaran masyarakat agar mereka melakukan pemilahan mandiri di rumah.

"Kalau sudah dipilah, tentu setidaknya akan mempermudah proses pemilahan di sini. Tetapi bukannya makin baik, makin ke sini makin banyak yang tercampur," jelas Sandat.

Selain kesadaran memilah, persoalan lain yang dihadapi adalah kepatuhan membuang sampah sesuai jam operasional penjemputan sampah oleh petugas. Warga kerap membuang tidak sesuai jadwal organik dan anorganik. Warga juga membuang sampah di setelah jam pengangkutan.

"Pembuangan seharusnya dilakukan warga pada pukul 07.00 hingga 08.00 Wita dan paling lama berakhir pada pukul 10.00 Wita. Tetapi, terkadang ada yang buang jam 11 atau siang hari sehingga sorenya kelihatan tidak kita angkut," keluh Sandat.