Menurutnya, tradisi tersebut merupakan bentuk syakur bin'nimah atau rasa syukur atas berbagai nikmat yang dirasakan masyarakat, termasuk keberhasilan dalam menjaga ketahanan pangan. Kegiatan tersebut juga menjadi penutup rangkaian peringatan HUT Kemerdekaan RI di Desa Cijulang. Sebelumnya, masyarakat telah mengikuti berbagai kegiatan, mulai dari jalan sehat, pertandingan sepak bola ibu-ibu hingga upacara bendera.
Tak hanya soal kebersamaan, Endang melihat Jalan Usaha Tani Eretan juga memiliki potensi yang cukup besar untuk dikembangkan. Jalan yang membentang hampir tiga kilometer itu rencananya akan diusulkan untuk peningkatan infrastruktur berupa hotmix hingga menuju tepian Sungai Citanduy pada 2027.
Kawasan tersebut juga dinilai memiliki peluang untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata. Salah satunya wisata arung jeram yang memanfaatkan potensi Sungai Citanduy.
Sementara itu, Camat Cihaurbeuti Enok Kursilah mengapresiasi antusiasme warga yang mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, Botram Salembur tidak sekadar makan bersama, tetapi juga menjadi gambaran ketahanan pangan sekaligus ruang untuk mempererat silaturahmi.
"Botram ini wujud rasa syukur terhadap ketahanan pangan di Desa Cijulang sekaligus ajang silaturahmi tim redaksi pemdes, kecamatan, Forkopimcam, dan masyarakat," ujar Enok.
Sementara itu, Sekda Ciamis Andang Firman Triadi yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut, melihat ada sesuatu yang lebih besar dari sekadar makan bersama. Menurutnya, Botram Salembur merupakan modal sosial yang tumbuh dari masyarakat dan perlu terus dijaga.