NADIKABAR.COM — Tradisi tebar koin kembali digelar warga Desa Coper, Kecamatan Jetis, Ponorogo, dalam rangkaian peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Tahun ini, uang receh senilai Rp 25 juta ditebarkan di halaman Masjid Al-Ishaq dan langsung diperebutkan ratusan warga.
Begitu koin dilempar dari serambi masjid, warga langsung berhamburan mengumpulkannya. Anak-anak hingga orang tua tampak berebut mencari uang yang berserakan di halaman.
Berbagai cara dilakukan warga untuk mendapatkan koin. Ada yang membawa ember dan baskom, sementara sebagian lainnya menggunakan kain sarung untuk menampung uang receh.
"Total uang receh yang disebar tahun ini sebanyak Rp 25 juta," kata Takmir Masjid Al-Ishaq Damhuri, Rabu (26/8/2026).
Damhuri mengatakan, uang receh tersebut berasal dari sedekah jemaah dan masyarakat. Tradisi tebar koin digelar setahun sekali dan menjadi salah satu rangkaian peringatan Maulid Nabi yang terus dipertahankan warga.
"Ini tradisi setahun sekali. Ini yang paling ditunggu-tunggu," ujarnya.
Menurut Damhuri, tradisi tersebut bukan sekadar soal uang yang berhasil dikumpulkan warga. Ada nilai kebersamaan dan keberkahan yang ingin terus dijaga masyarakat.
"Ceritanya sudah ada sejak nenek moyang. Dulu sebagai penarik agar banyak yang mau datang ke masjid dan terus dilestarikan sampai sekarang," ungkapnya.
Usai tebar koin, kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama dan kenduri. Warga membawa sekitar 1.200 ingkung ke kawasan Masjid Al-Ishaq.
Hidangan tersebut menjadi bentuk rasa syukur masyarakat atas hasil bumi yang diperoleh. Setelah doa bersama, ribuan ingkung kemudian dinikmati warga secara bersama-sama.