"Sanusi sedang berbicara dengan si pembeli tanah, korban ngomong dari dalam rumahnya. "Naon sia teh ngucik-ngucik wae batas (apa kamu terus mempermasalahkan batas)," kata Saptaji.
Melihat suaminya terlibat perkelahian dengan korban, istri Sanusi panik dan mengadu kepada putranya, Ayi. Tersulut amarah mendapati kabar sang ayah tengah berduel, Ayi mendatangi lokasi sembari menghunus golok lalu menebas leher korban di kebun singkong.
"Istri Sanusi menghampiri keributan itu, lalu memberitahu anaknya (tersangka). Kemudian anaknya datang membawa golok, sampai terjadi kejadian itu," kata Saptaji.
Aparat Satreskrim Polres Tasikmalaya telah melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti, dan mengevakuasi jenazah korban ke RSUD dr Soekardjo Tasikmalaya untuk diautopsi.
Pelaku beserta sejumlah saksi kini tengah menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Tasikmalaya Kota.