Proses post mortem dan ante mortem tersebut diikuti sedikitnya oleh delapan anggota keluarga korban asal Desa Situsaeur, dan dua anggota keluarga korban dari Desa Karangsari, Kecamatan Karangpawitan.

Data yang diambil dari keluarga ini, nantinya akan digunakan sebagai pembanding, untuk memastikan identitas korban tragedi KM Virgo yang ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

"Selain melaksanakan pemeriksaan dari tim DVI, kami juga menyampaikan rasa duka cita dengan memberikan santunan kepada keluarga korban," ungkap Hendra.

Salah satu keluarga korban yang mengikuti kegiatan ini adalah Lina. Istri dari Iyus (50), satu dari 8 korban tragedi KM Virgo asal Garut yang hingga kini masih belum ditemukan.