Tumpahan bahan bakar yang terkena percikan api serta kebocoran gas dari sana memicu kebakaran hebat yang menghancurkan seluruh bagian pesawat.

Tragedi ini menewaskan 65 orang dan menyebabkan 17 orang luka-luka. Beberapa penumpang berhasil menyelamatkan diri berkat aksi seorang awak kabin yang membuka pintu belakang kiri, serta melalui celah retakan di sisi kanan lambung pesawat sebelum api membesar.

Akibat reputasi dan krisis keuangan pascamusibah, maskapai LAPA akhirnya bangkrut dan berhenti beroperasi pada tahun 2003.