Seluruh penumpang dan awak di dalam pesawat yang berjumlah 269 orang tewas. Salah satu korban tewas adalah anggota Kongres Amerika Serikat asal Georgia, Lawrence (Larry) McDonald.

Penyebab utama pemicu penembakan ini adalah KAL 007 menyimpang dari jalur udara resmi hingga melintasi wilayah udara teritorial Uni Soviet. Militer Uni Soviet merespons masuknya pesawat asing tersebut ke wilayah udara mereka dengan menembakkan rudal.

Peristiwa ini dinilai oleh pejabat AS sebagai aksi kejam. Aksi Uni Soviet ini yang semakin meningkatkan ketegangan politik saat itu, antara Amerika Serikat dan Uni Soviet pada era Perang Dingin.