Kalau untuk 27 bus listrik saat ini memang didesain "low deck" atau berlantai rendah, tetapi untuk yang koridor 5 nanti akan yang "high deck" berlantai tinggi.

"Arahnya lebih ke 'high deck', mengingat rute yang dilalui itu melewati rel kereta api (KA)," katanya.

Ia menyebutkan setidaknya akan mengusulkan sebanyak 18 bus listrik untuk meremajakan seluruh armada Trans Semarang yang beroperasi di Koridor 5 pada tahun depan.

Pada saatnya nanti, kata dia, seluruh armada Trans Semarang akan berganti dengan bus listrik, tetapi prosesnya perlu dilakukan secara bertahap.

Secara kalkulasi, ia memperhitungkan jika estimasi untuk mengubah seluruh armada Trans Semarang menjadi kendaraan listrik membutuhkan waktu minimal lima tahun.

"Untuk tahun depan, ya, (rencana pengadaan bus listrik, red.). Karena ini 'priority' ya. Ada regulasi Perda Nomor 11/2024 tentang Penyelenggaraan Perhubungan," katanya.