NADIKABAR.COM — Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso mengatakan transaksi ekspor dari program Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Bisa Ekspor mencapai US$ 347 juta atau setara Rp 6,21 triliun (kurs Rp 17.900) pada Januari hingga Agustus 2026.
Budi mengatakan mempunyai perwakilan atase perdagangan dan Indonesia Trade Promotion Center (ITPC) di 33 negara dengan total 46 perwakilan. Melalui program ini, pelaku UMKM dapat bertemu dengan calon pembeli dari luar negeri.
"Tahun lalu transaksinya mencapai US$ 134,8 juta. Tahun ini sampai Januari sampai Agustus transaksinya sudah US$ 347 juta," ujar Budi dalam Kick Off Fasilitas Sertifikasi Barcode Produk Pangan di Kemendag, Jakarta Pusat, Selasa (6/10/2026).
Budi menjelaskan sebagian besar UMKM yang ikut program ini belum pernah ekspor. Menurutnya, tujuan program ini agar semua pelaku usaha dapat melakukan ekspor, tidak hanya perusahaan besar saja.