NADIKABAR.COM — Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono mengatakan pihaknya tak antikritik terhadap semua aspirasi yang datang dari masyarakat. BGN mengatakan di pelaksanaan Makan Bergizi Gratis (MBG) tahun kedua pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, sejumlah aturan yang sebelumnya melenceng mengalami perubahan.

"Maka kami harus melakukan treatment yang berbeda, cara yang berbeda, metode yang berbeda dan juga hal-hal yang memang harus secara drastis kami lakukan," kata Sudaryono di acara 'Transformasi MBG 2.0' di Usmar Ismail Hall, Jalan Rasuna Said, Setia Budi, Jakarta Selatan, Kamis (29/10/2026).

Sudaryono mengatakan ketegasan yang dilakukan BGN saat ini semata untuk perubahan. Ia ingin APBN yang dialokasikan ke program MBG tersalurkan dengan baik.