NADIKABAR.COM — Tren kidulting, yakni kebiasaan orang dewasa menikmati kembali aktivitas dan hobi yang identik dengan masa kanak-kanak, semakin populer karena dinilai dapat menghadirkan kegembiraan sekaligus membantu mengurangi stres.

Istilah tersebut berasal dari dua kata dalam bahasa Inggris kid (anak-anak) dan adult (dewasa). Aktivitas kidulting dapat berupa mengoleksi mainan, merakit balok, bermain gim, membuat kerajinan tangan, hingga menghadiri acara bertema anime dan komik.

Laman Real Simple, Kamis (29/10), mengutip survei lembaga riset dan analisis pasar Harris Poll "The Rise of Kidulting Report" yang menemukan bahwa 80 persen orang dewasa melakukan aktivitas bermain. Angka tersebut meningkat menjadi 95 persen di kalangan Generasi Z.

Survei itu mengambil sampel 2.158 warga Amerika Serikat berusia 18 tahun ke atas pada periode 25-27 Juni 2026. The Harris Poll membagi responden ke dalam kategori Gen Z (usia 18-29 tahun), Millenial (30-45 tahun), Gen X (46-61 tahun) dan Boomer (62 tahun ke atas.

Survei itu mendefinisikan aktivitas bermain sebagai kegiatan seperti membuat kerajinan tangan, bermain gim, menghadiri acara anime atau komik, serta mengunjungi bar dan restoran bertema.