Agung mengatakan masyarakat dan pengamat kebijakan akan mencermati sejauh mana perluasan jumlah penerima manfaat dapat terus berjalan efektif di lapangan.

Meski demikian, ia mengingatkan bahwa peningkatan jumlah penerima manfaat harus diimbangi dengan akurasi pendataan di lapangan.

β€œTantangan krusial ke depan bukan sekadar seberapa banyak bantuan yang disalurkan, melainkan seberapa presisi dan transparan pemutakhiran data kelompok rentan yang menjadi sasaran. Pemantauan terhadap ketepatan sasaran inilah yang akan menentukan efektivitas pengentasan kemiskinan yang sesungguhnya,” kata Agung.