NADIKABAR.COM — Truk kontainer yang kabur setelah 'menyudul' gapura di Jalan Puri Anjasmoro, Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang, hingga rusak berhasil diamankan. Polisi menyebut sopir dan truk tersebut ditemukan di Kawasan Industri Candi (KIC), Kecamatan Ngaliyan.

"Sudah tak amankan truknya," kata Kanit Gakkum Satlantas Polrestabes Semarang, AKP Untung Ariyono, saat dihubungi NadiKabar, Rabu (9/9/2026).

Untung menyebut, pihaknya mengamankan kendaraan itu pada Selasa (8/9). Saat ditemukan truk tersebut tengah dilakukan bongkar muatan di KIC.

"Ketemunya dia bongkar (muatan) di Kawasan Candi," sebutnya.

Untung mengetahui keberadaan truk itu setelah mendapatkan informasi dari pihak Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur.

"Aku kan tanya ke pelayarannya Surabaya, terdata dia ngirim barangnya ke mana. Iya, dari Surabaya, kan tak lacak teman-teman pelayaran di Semarang, terus dapat info di Perak sana. Terus baru tak cek, baru muncul itu (lokasi pengiriman barang ke KIC)," ungkapnya.

Selain mengamankan truk, polisi juga memintai keterangan sopir. Ternyata, sopir itu mengaku baru pertama kali ke Semarang dan menggunakan Google Maps sebagai penunjuk arah.

"Langsung tak mintai keterangan. Jadi dia itu belum pernah ke Semarang, baru kali ini pakai Google Maps terus disasarkan ke Anjasmoro," tutur Untung.

Untung menerangkan, sopir itu tidak tahu jika peti kemas yang dibawa truknya menyundul gapura hingga rusak parah. Kemudian, sopir langsung melaju ke arah KIC.

"Nah, itu dia pikirannya nggak apa-apa merasa senggol sedikit terus mundur. Ke sisi kiri, nekuk ke kanan ke arah Candi (KIC). Ngertinya nggak rusak parah," ujarnya.

Saat ini, sopir sudah diperbolehkan kembali. Namun, truk masih diamankan oleh polisi.

"Pengemudinya tak suruh pulang, kan tidak ada korban jiwa, (hanya) material, tapi dari pihak perusahaannya sudah komunikasi sama pihak PRPP," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, gapura di ujung Jalan Puri Anjasmoro, Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang, rusak usai 'disundul' satu unit truk yang membawa peti kemas pagi tadi.

"Ada truk muatan tinggi, nggak nyandak (muat), infonya jam 06.00 WIB. Dari arah Puri Anjasmoro ke (bundaran) Kalibanteng. Ini lagi dicari kepemilikannya," kata Staf Digital Marketing Pusat Rekreasi dan Promosi Pembangunan Jawa Tengah (PPRP Jateng), Sesar, saat ditemui NadiKabar di lokasi, Selasa (8/9).

Puing-puing atap gapura milik PRPP Jateng itu telah disingkirkan agar tidak membahayakan pengguna jalan. Seluruh genting dan plafonnya diturunkan. Terlihat rangka atap gapura itu patah di beberapa bagian.

Sesar mengatakan, truk itu bernomor polisi L 8676 UN. Truk tersebut sempat divideo. Lantaran tidak bisa melewati gapura, truk itu lalu melaju mundur dan lewat jalan ke arah Tugu Muda lalu belok kanan ke arah Kalibanteng.

"Sempat mundur, laju lewat sini (jalan ke arah Tugu Muda)," ujar Sesar.

"Bangunan gapura rusak. Atapnya yang paling terdampak. Ini pengamanan dulu biar nggak kena pengendara. Ini genting semua diambil, dan puing-puing sudah dibersihkan," sambungnya.