Trump mengakui dirinya menolak usulan tersebut karena syarat-syarat yang diajukan Iran "tidak dapat diterima". Dia juga mengharapkan adanya negosiasi lanjutan dengan Teheran, sembari memperingatkan para pejabat Iran untuk tidak "terlalu percaya diri dengan posisi tawar mereka" seperti dalam perundingan sebelumnya.

Sebelumnya, menurut laporan media Axios, Menteri Luar Negeri (Menlu) AS Marco Rubio "mengusir" delegasi Iran, termasuk Menlu Abbas Araghchi, menyusul buntunya negosiasi diplomatik kedua negara.

Perintah Rubio itu diberikan setelah Gedung Putih sempat memperkirakan adanya kemungkinan kemajuan dalam perundingan dengan Iran pada Senin (28/9) pagi waktu setempat. Namun menjelang sore hari, menjadi jelas bahwa negosiasi tersebut menemui jalan buntu.

Laporan tersebut menekankan bahwa meskipun delegasi Iran sebenarnya telah dijadwalkan terbang meninggalkan New York, perintah Rubio itu dipandang sebagai teguran diplomatik yang sangat tidak biasa dan mencerminkan ketegangan antara kedua negara.