The Wall Street Journal melaporkan bahwa Departemen Luar Negeri AS telah mengirimkan komunikasi diplomatik rahasia, yang dikenal sebagai demarche kepada Rusia, yang memperingatkan Moskow bahwa kegagalan untuk mengungkapkan rincian kejadian tersebut bertentangan dengan kewajiban kesehatan internasional.
Diketahui, otoritas Rusia membantah sedang menerapkan langkah-langkah penanganan wabah dan mengecilkan arti laporan mengenai insiden di sebuah institut penelitian wabah di wilayah Irkutsk, Siberia, pekan lalu.
Namun, Washington menunjukkan kekhawatiran yang kian meningkat. Menteri Luar Negeri Marco Rubio mendesak Rusia untuk terbuka mengenai situasi tersebut. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) juga mengeluarkan seruan serupa.
"Kami mendorong Rusia untuk bersikap transparan dan berbagi lebih banyak informasi dengan dunia agar kita semua dapat bereaksi secara tepat dan sesuai," ujar Rubio dalam kunjungannya ke Islandia.