"Presiden Trump terus mengatakan, 'Hei, kami menjual senjata kepada pihak lain di seluruh dunia'. Dia bahkan sempat bertanya kepada Presiden Xi -- apakah dia berniat membelinya?" ujar Perdue.
"Pembicaraan mengenai penjualan lainnya terus berlangsung, Trump dan Presiden Xi membahas hal itu setiap hali mereka bertemu," ungkap Dubes AS itu, sembari menambahkan bahwa posisi Washington tidak berubah.
Tidak diketahui secara pasti respons Xi terhadap tawaran Trump tersebut. Otoritas China belum memberikan tanggapan langsung atas pernyataan Perdue tersebut.
Namun setelah wawancara dengan Purdue ditayangkan Fox News, menurut laporan The Guardian, Gedung Putih menegaskan kepada New York Times bahwa AS tidak memiliki rencana untuk menjual senjata ke China.
Sedangkan Departemen Luar Negeri AS menyatakan bahwa: "Aturan hukum AS melarang penjualan senjata ke China dan tidak ada penawaran atau rencana untuk menjual senjata ke China".