Trump, saat berbicara kepada wartawan usai bertemu Xi pekan lalu, tidak menyinggung soal penjualan senjata tersebut. Dia hanya mengatakan pada Sabtu (26/9) bahwa Xi memahami posisinya terkait Taiwan.

Pada Juni lalu, China memperingatkan Taiwan bahwa upaya meraih kemerdekaan "dengan mengandalkan Amerika Serikat atau melalui cara-cara militer adalah jalan buntu". Pemerintah AS sebelumnya telah menyetujui penjualan senjata senilai US$ 11,1 miliar kepada Taiwan pada Desember lalu.

Dalam pertemuan tertutup di Gedung Putih pekan lalu, Xi mengulangi peringatannya agar Trump bersikap "bijaksana" terkait Taiwan, bahkan melangkah lebih jauh dengan mendesak AS untuk secara tegas menentang kemerdekaan Taiwan.

Sementara itu, pada Mei lalu, Trump sempat mengisyaratkan bahwa paket penjualan senjata untuk Taipei dapat digunakan sebagai alat tawar-menawar dengan China, yang memicu kekhawatiran keamanan Taiwan bisa saja dikorbankan.