Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, menegaskan pada Minggu (4/10) bahwa Teheran tidak sedang melakukan pembahasan nuklir dengan Washington.

Baghaei juga membantah kabar bahwa Iran menawarkan akses inspeksi bagi badan pengawas nuklir PBB ke fasilitas-fasilitas nuklirnya, sebagai imbalan atas pelonggaran sanksi AS.

Mengenai upaya diplomatik yang tersendat-sendat dengan AS, Baghaei mengatakan Iran kini lebih fokus pada masalah Selat Hormuz. Dia menyebut bahwa Tehean telah menyampaikan klarifikasi mengenai sikap umumnya melalui mediator, namun masih ada poin-poin yang perlu dikomunikasikan dengan Washington.

"Usulan pihak Amerika kurang lebih sejalan dengan posisi mereka sebelumnya, khususnya terkait isu nuklir. Kami telah menyampaikan kepada mereka bahwa fokus kami pada tahap ini adalah masalah Selat Hormuz, dan pemulihan keamanan di jalur perairan tersebut memerlukan langkah-langkah nyata dari AS," sebutnya.