Pejabat senior Iran tersebut juga mengatakan bahwa otoritas AS sedang meninjau proposal nuklir itu. Namun dia menolak untuk menjelaskan lebih lanjut mengenai proposal tersebut.

Situasi konflik di Timur Tengah berpotensi kembali berkobar setelah AS menuntaskan pemilu sela pada 3 November kemarin. Trump, pada Selasa (3/11), tidak menutup kemungkinan untuk memulai kembali operasi tempur terhadap Iran.

Sedangkan Iran telah menegaskan akan melancarkan pembalasan yang lebih luas jika perang kembali pecah.