NADIKABAR.COM — Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mendukung rencana larangan ekspor solar di tengah lonjakan harga bahan bakar yang mencapai rekor tertinggi. Usulan tersebut juga didorong sejumlah kandidat Partai Republik sebagai upaya menekan harga.

Harga solar di AS dan Eropa telah melonjak hingga mencetak rekor tertinggi. Kondisi ini terjadi setelah perang di Iran dan Ukraina memangkas tajam ekspor dari sejumlah produsen utama, termasuk Rusia, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab.

"Saya sudah mengatakan, jangan kirim solar ke luar. Kami memproduksi banyak solar. Saya sudah menyerukan itu. Saya sudah menyampaikannya kepada orang-orang saya," ujar Trump dikutip dari Reuters, Rabu (23/9/2026).