Sebelumnya, pada 7 Juli lalu, Le Pen mendapat kesempatan untuk ikut serta dalam pilpres setelah hukumannya diringankan dalam kasus penggelapan dana Parlemen Eropa.

Namun, dia tetap harus menjalani hukuman selama satu tahun dengan mengenakan gelang elektronik.

Le Pen pun telah menyatakan tidak akan melakukan kampanye sambil mengenakan gelang tersebut. Kemudian, dia mengumumkan niatnya untuk mencalonkan diri dan mengajukan banding atas putusan tersebut ke Mahkamah Kasasi Prancis.