Namun, di tengah pertaruhan begitu besar, seperti dilansir AFP, Selasa (3/11/2026), Trump justru menghabiskan sebagian besar pidatonya untuk membahas upayanya mempercantik berbagai situs bersejarah di Washington DC, bukannya mengulas inflasi, perang Iran, dan isu lain yang memicu ketidakpuasan pemilih AS.

"Ini adalah hari terakhir sebelum pemilu sela, pemilu sela yang menurut saya paling penting sepanjang hidup kita," kata Trump, setelah berbicara selama 26 menit dalam pidato yang cenderung melantur dan lebih banyak berfokus pada proyek-proyek renovasi kebanggaannya.

"Proyek ini seharusnya menjadi proyek yang menyatukan seluruh rakyat Amerika," ucapnya, merujuk pada Lincoln Memorial Reflecting Pool.

Kolam yang terbentang di antara Lincoln Memorial dan Washington Monument itu mengalami renovasi yang memakan biaya sekitar US$ 15 juta, yang sempat diwarnai berbagai kendala dan masalah, seperti cat mengelupas hingga munculnya alga yang memerlukan perbaikan berulang kali.