Bolsonaro membantah tuduhan tersebut dan menyebut laporan itu sebagai "berita palsu".

Selasa (27/10), Bolsonaro dilaporkan telah meninggalkan Brasil, sementara Gedung Putih menyatakan Amerika Serikat akan mengeluarkan visa untuk Flavio Bolsonaro dan keluarganya.

Penerjemah: Fransiska Ninditya