Trump kemudian kembali menuduh Ukraina sengaja menargetkan kilang minyak Rusia untuk merugikan Partai Republik dalam pemilu pada 3 November.

Sejumlah jajak pendapat menunjukkan Partai Republik yang dipimpin Trump kemungkinan akan mengalami kekalahan telak dalam pemilu tersebut. Banyak pemilih sangat kecewa dengan biaya bahan bakar yang melonjak sejak perang Iran dimulai pada akhir Februari.

"Zelensky menjadikan kilang diesel di Rusia sebagai target, dengan mengetahui bahwa serangan-serangan ini sangat merugikan pasar diesel dunia, termasuk pasar di Amerika Serikat," kata Trump.

"Zelensky tidak peduli. Terus terang, dengan semua uang yang terkenal diberikan Eropa kepadanya dan uang yang sebelumnya diberikan Joe Biden yang licik kepadanya, dia tidak ingin mengakhiri perang ini dan mungkin memang tidak pernah menginginkannya," imbuh Trump.