NADIKABAR.COM — Pemerintahan Presiden AS Donald Trump menunda persetujuan transfer rudal pencegat Patriot yang dibutuhkan Ukraina untuk menghadapi serangan rudal dan drone Rusia, menurut laporan The Washington Post, Senin.
Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth belum secara resmi menolak rencana transfer tersebut, tetapi belum menyelesaikan tahapan yang diperlukan untuk memberikan persetujuan, menurut laporan yang mengutip pejabat AS dan pejabat lainnya.
Sebagian rudal pencegat Patriot yang akan ditransfer berasal dari negara-negara yang bersahabat dengan Ukraina. Transfer tersebut memerlukan persetujuan Hegseth, menurut seorang pejabat AS dan tiga sumber lain yang mengetahui situasi tersebut.