Trump menyebut hal ini merupakan hal yang luar biasa bagi AS. Ia lalu mengapresiasi sosok pemimpin Irak yang baru, yang sudah didukungnya sejak awal.

"Ini adalah hari yang luar biasa bagi Amerika dan, yang terpenting, kita meninggalkan Irak dengan Perdana Menteri baru yang hebat, Ali al-Zaidi-sosok yang saya dukung sejak awal dan saya restui sepenuhnya. Ia memenangkan pemilihan umum yang awalnya tidak diprediksi akan dimenangkannya, dan ia menang dengan keunggulan mutlak!" kata Trump.

Diketahui pengerahan tentara AS ke Irak diluncurkan pada tahun 2003 di bawah kepemimpinan Presiden George W. Bush, serta dilanjutkan di bawah Pemerintahan Barack Hussein Obama pada tahun 2014 dan "Sleepy Joe" Biden. Operasi Inherent Resolve kini berakhir pada tahun 2026 di bawah kepemimpinan Presiden Donald J. Trump.