NADIKABAR.COM — Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Banten sedang mengejar pemilik mobil mewah yang menunggak pajak. Bapenda mencatat potensi tunggakan pajak mobil mewah mencapai Rp 100 miliar.
Kepala Bapenda Provinsi Banten Berly Rizki Natakusumah menyampaikan kebanyakan mobil mewah yang menunggak pajak berasal dari Tangerang Raya.
"Kendaraan mewah pendataannya masih dalam penelusuran kami untuk di-tracing datanya. Potensinya besar, kalau perkiraan kami sekitar Rp 50-100 miliar," kata Berly, Kamis (15/10/2026).
Selain menyasar mobil mewah, Bapenda juga akan menagih tunggakan pajak kendaraan milik perusahaan di wilayah Banten. Kedua sektor penagihan tersebut menjadi prioritas dalam tiga bulan terakhir tahun ini.