"Banyak keluhan terkait pelanggaran aturan pembuangan sampah. Ada juga masalah merokok dan masuk ke area yang tidak seharusnya," kata pejabat tersebut.
Sejumlah warga mendukung rencana pembatasan itu. Masaru Sato, warga Shinjuku berusia 70-an tahun, menilai sebagian wisatawan maupun pengelola akomodasi tidak mematuhi aturan setempat.
"Wilayah ini menjadi kotor karena cara mereka membuang sampah sangat berantakan," ujar dia.
Pendapat serupa juga disampaikan wisatawan asal Amerika Serikat, Luke Jemison (24), yang menilai aturan tersebut masuk akal.
"Aturan ini masuk akal karena berkaitan dengan kebisingan," kata dia.