Dalam segala harapan, ia berharap turis tetap datang karena wilayah negara itu tidak hanya terdiri dari pegunungan tetapi juga dataran rendah.
Rajendra Bahadur Lama, Sekretaris Jenderal Asosiasi Pendaki Gunung Nepal (Nepal Mountaineering Association), menyebut banjir tersebut sebagai peringatan serius bagi industri pariwisata Nepal.
"Bencana ini tidak boleh dipandang sebagai akhir dari wisata petualangan Nepal; ini harus menjadi panggilan untuk sadar dan bertindak," ujar Lama kepada CNBC.
Lama berkata bahwa perubahan iklim sedang mengubah wajah Himalaya. Nepal kini harus membangun industri pariwisata yang tidak hanya menawarkan petualangan, tetapi juga lebih aman, lebih cerdas, dan tangguh terhadap iklim.