Dalam kegiatan tersebut, disediakan 18 varian permainan tradisional, di antaranya egrang, lompat tali, gasing, dan berbagai permainan tradisional lainnya.

Saat meninjau kegiatan, pihaknya pun turut mencoba sejumlah permainan bersama anak-anak dan para pengunjung.

Ia mengatakan esensi pengenalan permainan tradisional jauh melampaui aspek rekreasional semata, melainkan sebagai medium pembentukan karakter dan mentalitas sosial anak.