"Permainan tradisional tidak ada yang dimainkan sendiri, sedikitnya membutuhkan dua orang. Jadi, bagaimana dia menghargai orang lain, bersikap sportif, jujur, dan mau antre. Ini karakter-karakter yang sedang kita bangun supaya generasi yang akan datang menjadi generasi yang berkualitas dan berkarakter," kata Menteri Arifatul Choiri Fauzi.
Program ini tidak berhenti di satu gelaran saja. Pada 8 dan 15 November 2026 mendatang, masyarakat bisa kembali mengunjungi Festival Anak Bermain di Gerbang Utama GBK.
Pelaksanaan Festival Anak Bermain ini sekaligus menandai rangkaian awal Hari Anak Sedunia yang diperingati setiap 20 November. Puncaknya, KemenPPPA bersama PPK-GBK dan KPOTI akan mengadakan aktivasi ruang bermain berbasis permainan tradisional di Moja Museum pada 22 November 2026.