NADIKABAR.COM — Universitas Brawijaya (UB) Malang berkolaborasi bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) merancang strategi melestarikan sumber daya air berkelanjutan, yang menitikberatkan pada upaya menjaga area resapan dan ketepatan tata kelola pembangunan.

Rektor Universitas Brawijaya Prof Widodo ditemui seusai International Water Innovation Series World Water Monitoring Day di Gedung Fakultas Teknik kampus setempat, Kota Malang, Jawa Timur, Jumat, mengatakan, keberadaan area resapan air perlu dipastikan terjaga di tengah pesatnya perkembangan pembangunan wilayah perkotaan, dengan begitu potensi terjadinya bencana kekeringan di masa depan bisa dicegah.

"Air kan merupakan sumber kehidupan dan kalau sudah tidak ada hidup kita sebagai manusia akan susah, apalagi resapannya semakin habis maka tidak ada lagi tampungan, pasti akan kekeringan," kata Prof Widodo.

Ia menyampaikan, saat ini sungai maupun mata air, khususnya di daerah Malang sudah mulai mengering karena berkaitan dengan berkurangnya daerah resapan air karena telah beralih fungsi menjadi lahan pertanian maupun hunian.