Ia menegaskan, eksistensi sumber daya air akan berdampak pada berbagai program yang telah diinisiasi oleh pemerintah pusat, seperti ketahanan pangan dan ketahanan energi.

"Kami akan lebih memperkuat lagi kajian pemetaan ketersediaan air, khususnya di Jawa Timur dan ini penting sekali," katanya.

Oleh karenanya, Luki menekankan agenda International Water Innovation Series World Water Monitoring Day menjadi sebuah sarana membangun kesadaran banyak pihak tentang pelestarian air.

"Untuk bencana ini kan berkaitan dengan tata ruang, maka dari itu harus bijak dalam membangun," kata dia.