NADIKABAR.COM — Sebanyak 84 siswa dan 4 guru SMPN 1 Kabuh, Jombang keracunan setelah menyantap menu makan bergizi gratis (MBG). Mereka diduga keracunan dari makanan udang saus padang yang menjadi salah satu lauk MBG.

Dokter Puskesmas Kabuh, dr Aditya Bimantara menjelaskan, pihaknya sempat melakukan wawancara terhadap para siswa yang mengalami gejala keracunan. Menurutnya, mayoritas korban mencurigai udang saus pada pada menu MBG yang mereka santap menjadi penyebab keracunan.

"Saya tanya kan, yang dirasa mungkin agak rasanya tidak enak yang apa? Makanan apa? Kebanyakan jawabannya udang. Udangnya dimasak apa? Seperti saos padang gitu. Saya rasa ini masih kemungkinan ya. Kan kita masih perlu investigasi lagi ya untuk makanannya seperti apa," jelasnya kepada wartawan di Puskesmas Kabuh, Kamis (3/9/2026).

Puluhan siswa dan guru SMPN 1 Kabuh mengalami keracunan setelah menyantap MBG kemarin siang, bukan hari ini. MBG dari SPPG Mangunan, Yayasan Sehat Tempat Makan Jakarta tersebut berisi nasi putih, udang saus padang, tahu susu, tumis wortel, sawi putih dan brokoli, serta buah pepaya.

Setiap harinya, SPPG Mangunan menyediakan 2.899 porsi MBG untuk 19 sekolah penerima manfaat. Salah satunya untuk 639 siswa, serta 47 guru dan pegawai SMPN 1 Kabuh.

Berdasarkan informasi dari para orang tua siswa, lanjut dr Aditya, para korban sudah mengalami gejala sakit perut, pusing, mual, muntah dan diare sejak kemarin malam. Gejala itu semakin menjad-jadi pada pagi tadi. Karena hal ini, pihaknya kesulitan mendapatkan sampel makanan.

"Karena begini, kondisinya itu (MBG) dimakan kemarin siang. Nah, untuk yang muntah di puskesmas ini tidak ada. Jadi, memang kita mau ambil sampel juga sulit ya," terangnya.

Siswa Kelas 7 SMPN 1 Kabuh, Teofilus Darihan Prasasti mengaku mengalami gejala keracunan setelah menyantap MBG di sekolahnya kemarin siang. Ia mencurigai udang saus padang pada MBG tersebut sudah basi.

"Yang bau itu udangnya. Sebenarnya rasanya biasa saja, tapi baunya agak gimana gitu, baunya ya kaya amis. Makan punya teman-teman juga, jadi lebih dari lima (udang)," ungkapnya di Puskesmas Kabuh.

Siswi SMPN 1 Kabuh, Elena Lukitaningsari juga sampai saat ini masih merasa pusing dan mual. Sakitnya itu ia rasakan sejak kemarin sore. Siswi kelas 8 ini juga ikut memakan MBG di sekolahnya kemarin siang.

"Karena kemarin makan itu, MBG-nya itu. Rasa udangnya agak asem, endak tahu, pokoknya asem gitu, ada kotorannya. Ndak semua, cuma makan satu (udang) sama sayur," tandasnya.

Sebelumnya, sebanyak 85 siswa dan guru SMPN 1 Kabuh, Jombang keracunan setelah menyantap menu makan bergizi gratis (MBG). Dari jumlah itu, kini 7 siswa harus menjalani rawat inap di fasilitas kesehatan setempat.

Kepala SMPN 1 Kabuh, Suprihadiono menjelaskan total 81 siswa dan 4 guru yang mengalami keracunan. Dari jumlah itu, sebanyak tujuh siswa kini masih menjalani rawat inap.

"Semua sudah ditangani, diberi obat, sudah kembali lagi ke sekolah. Sementara yang di Puskesmas Kabuh itu ada 7 anak yang rawat inap," kata Suprihadiono kepada wartawan, Kamis (3/9/2026).

Akibat keracunan itu, para korban harus dilarikan ke layananan kesehatan. Rinciannya 70 siswa dibawa ke Puskesmas Kabuh, 7 siswa di Klinik Pratama Ploso dan 8 siswa di Klinik Asy Syifa Ploso.

"Guru yang sakit perut ada empat, endak sampai (dibawa berobat ke fasilitas kesehatan) karena sudah minum obat di rumah," terang Suprihadiono.