Kondisi udara panas di Sulsel diprediksi masih akan berlangsung dalam beberapa bulan ke depan. Udara panas tersebut akan mereda seiring dengan masuknya musim hujan yang diprediksi berlangsung mulai awal November 2026.
Rizky menjelaskan, ketika memasuki musim hujan, kondisi cuaca akan cenderung banyak tutupan awan. Banyaknya tutupan awan tersebut nantinya akan mengurangi suhu Udara yang terpapar ke wilayah Sulawesi Selatan yang menyebabkan udara panas ikut berkurang.
"Peringatan dini udara panas ini diprediksi masih akan terus terjadi hingga beberapa bulan ke depan. Jadi masih bulan September, Oktober, awal November, peringatan dini udara panas ini masih banyak wilayahnya yang akan kami berikan," ungkap Rizky.
Rizky menjelaskan, kondisi udara panas di Sulsel berada pada level waspada dengan ambang batas 35-40 derajat celcius. Untuk wilayah Makassar sendiri, suhunya berkisar tim redaksi 22-36 derajat celcius.
Selain Makassar, beberapa wilayah lainnya di Sulsel juga berpotensi mengalami kondisi udara panas. Pada Selasa (8/9) besok, wilayah yang berpotensi status waspada udara panas meliputi Sulsel bagian barat, Luwu, Luwu Timur, Luwu Utara, Kepulauan Selayar, dan Wajo.