“Kami ingin agar dukungan terhadap zakat semakin kuat, baik melalui peningkatan literasi zakat di kalangan sivitas akademika maupun pengembangan kolaborasi yang menghadirkan program pemberdayaan masyarakat yang terukur dan berkelanjutan,” kata dia.

Wakil Rektor Bidang Akademik UIN Jakarta Ahmad Tholabi menyampaikan perguruan tinggi memiliki peran penting dalam membangun literasi zakat melalui pendidikan dan pengembangan keilmuan.

Selain itu, UIN Jakarta mendorong pemanfaatan hasil riset untuk mendukung pengelolaan zakat yang efektif dan berdampak. Karena itu, sinergi antara UIN Jakarta, Baznas, dan berbagai pemangku kepentingan perlu terus diperkuat.

“Kami memandang zakat bukan hanya sebagai kewajiban keagamaan, tetapi juga sebagai instrumen strategis untuk memperkuat solidaritas sosial, meningkatkan kemandirian ekonomi, dan memberdayakan masyarakat,” ujarnya.