Dia juga meminta seluruh pihak menjaga situasi tetap kondusif serta menghormati proses yang sedang berjalan di lingkungan kampus. Menurutnya, kejadian tersebut akan menjadi bahan evaluasi agar tidak terulang kembali dalam pelaksanaan kegiatan kemahasiswaan.
"Hal ini akan menjadi evaluasi dan pembelajaran ke depan untuk UKK dan UKM, khususnya dalam kegiatan pendidikan dasar. Kami akan menindak tegas oknum yang melakukan kekerasan fisik," jelasnya.
Sementara itu, Wakil Dekan III Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Kendari Badarwan menegaskan pihaknya tidak membenarkan segala bentuk kekerasan di lingkungan kampus. Ia memastikan mahasiswa yang terbukti melakukan tindakan kekerasan akan diberikan sanksi sesuai aturan.
"Semua kekerasan dalam bentuk fisik akan kami sanksi tegas," pungkasnya.