"Pangsa pasar beda, operatornya beda. Bus tak tarik turunkan penumpang sembarangan. By halte, terus titik awal, titik akhir," katanya.
Selain itu, angkot juga bisa menjadi pengumpan (feeder) bus listrik. Dengan demikian, penumpang yang ingin melanjutkan perjalanan ke wilayah lain bisa menggunakan angkot.
"Jadi dari bus, atau halte turun, lanjut dengan angkot," katanya.
Sebelumnya, Pemerintah Kota Serang menggelar uji coba bus listrik di wilayahnya. Layanan ini ditargetkan beroperasi pada 2027.
Uji coba bus listrik digelar pada 19-23 Oktober 2026, pukul 06.00 WIB hingga 17.00 WIB. Terdapat dua trayek yang diujicobakan.